Dengan sebuah tusuk konde, ia mengakhiri hidup Putra Mahkota Si Xiuyuan, lalu dengan sekali lempar, ia mempermalukan Kaisar di hadapan seluruh negeri. Setelah dendam besarnya terbalaskan, Gu Qinghuan menutup mata dengan senyuman. Tak disangka, saat membukanya kembali, ia telah kembali ke usianya yang kelima belas. Di kehidupan kali ini, ia bertekad mencegah tragedi pemusnahan keluarganya, menjaga kehormatan Keluarga Marquis, dan menghancurkan segala tipu daya musuh sedari awal. Namun, ketika segala sesuatu terulang, barulah ia menyadari bahwa apa yang dulu ia anggap sebagai "konspirasi," ternyata hanyalah puncak dari gunung es semata...