Casar-se com esse tipo de pessoa foi arruinar a vida, especialmente porque só depois de se casar descobriu que ele tinha um plano ao se casar com ela. Com o coração completamente destruído, ela se trancou no quarto por três dias até que finalmente percebeu: depois de casar com alguém assim, não fazia sentido continuar sendo uma dama recatada. Assim, no terceiro dia de casamento, aquela jovem famosa por sua gentileza saiu tremendo, segurando uma faca e reunindo toda a coragem que tinha para expulsar a concubina do marido, dizendo sem nenhum pudor: "Irmã, você está há três anos na mansão e não teve filhos, então vá se divertir em outro lugar!"
# Bab 1: Dikhianati, Jasad Menjadi Abu
Lantai kayu mahoni, lampu gantung kristal, kasur Sealy Amerika yang mewah.
Seorang pria tampan berbadan atletis sedang memanggil seorang wanita molek dengan suara lantang, "Xing Qing, aku mencintaimu!"
Wanita yang dipanggil Xing Qing itu tersipu merah, "Peter, aku pun sangat mencintaimu!"
Yin Xiaoxiao melayang di udara, hatinya hancur berkeping-keping.
Ya, ia memang sedang melayang di udara — kini ia hanyalah roh tanpa raga!
Yin Xiaoxiao adalah seorang pemanggil arwah. Tiga jam yang lalu ia menerima sebuah pesanan, pergi ke alam bawah untuk memanggil arwah bagi sang pemberi tugas. Namun di alam bawah itu tak ada seorang pun yang sesuai dengan keterangan si pemberi tugas, maka ia pun kembali ke alam manusia sebelum batas waktu rohnya keluar dari tubuh habis. Tak disangka, sekembalinya ke rumah, ia justru menyaksikan pemandangan seperti ini!
Sungguh menjijikkan, memuakkan, dan memalukan. Adegan yang dulu selalu ia cemoh ketika muncul di sinetron dan novel roman picisan. Namun kenyataannya, hal itu terjadi begitu nyata dalam kehidupannya sendiri. Kekasihnya, Peter, bersama sahabat karib wanitanya... sedang berbaring di ranjang yang sama!
Rohnya melayang di udara menembus dinding, Yin Xiaoxiao mengabaikan sepasang lelaki dan perempuan yang bergulingan di atas ranjang besar itu, sibuk mencari-cari raganya sendiri ke setiap sudut.
"Sialan, ke mana ragaku pergi?" Yin Xiaoxiao menggeledah seluruh penjuru rumah namun tak juga menemukan raganya. Ia tak tahan l